green-nature-dual-monitor-other

LPM Desa Girimukti & PT. Pertamina RU-V Menghijaukan Wilayah Sekitar Operasi PT. Pertamina

Simbolis Penanaman Pohon Oleh Wakil Bupati PPU

Sebanyak 5000 bibit pohon buah dan tanaman perindang diserahkan secara simbolis oleh General Manager yang diwakili Manager Finance Pertamina RU V Agus Susanto kepada Kepala Desa Girimukti, Kabupaten Penajam Paser Utara di lapangan Sepak Bola Girimukti, Minggu (16/9).

KOMITMEN BERSAMA [/caption]

PT Pertamina RU V juga menyerahkan bantuan kolam terpal dan bibit ikan untuk 10 kelompok warga masyarakat Girimukti disaksikan Wakil Bupati PPU H Mustaqim MZ yang diserahkan kepada ketua LPM Desa Girimukti dan dihadiri oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Abbas Khalid, Camat Penajam Sardi dan sejumlah pejabat Pertamina RU V Terminal Lawe-lawe.

Tema yang diusung pada ulang tahun ke-55 Pertamina ini adalah Pertamina Sobat Bumi, seiring dengan itu Manager Keuangan PT Pertamina RU V Agus Susanto mengatakan, penyerahkan 5000 bibit pohon perindang yang terdiri pohon glodokan, tanjung dan trambesi langsung ditanam di area terbuka di sekeliling lapangan sepak bola Giri Mukti (lapangan dibangun dari bantuan Kementrian pemuda dan olah raga) .

Sedangkan bibit pohon buah akan dibagikan kepada warga untuk ditanam di halaman masing-masing. Bibit tanaman buah yang diberikan di antaranya pohon mangga, rambutan, durian.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami mewujudkan Desa Giri Mukti sebagai desa hijau (eco village). Harapan kami Giri Mukti akan jadi desa hijau. Karena itu, kami komitmen menghijaukan Girimukti,” terang Agus Susanto .

Ia mengatakan, selain menanam pohon perindang juga menanam pohon buah-buahan di setiap halaman rumah warga, sehingga saatnya nanti dapat memetik manfaat ekonomis di saat pohon itu sudah berbuah.

Wakil Bupati Mustaqim mengatakan, penanaman pohon merupakan satu langkah konkrit yang dilakukan Pertamina dalam melestarikan lingkungan di sekitarnya, tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di lingkungan sekitar area operasional PT Pertamina.

Wakil Bupati menegaskan, sarat dengan padat karya yang dapat meningkatkan nilai investasi di suatu daerah dan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten PPU agar pro aktif mempertahankan kegemaran menanam pohon sebagai tradisi bangsa secara turun temurun yang biasa digetuktularkan kepada anak cucu.

Disamping itu, kata dia lagi, saat membangun rumah atau bangunan lainnya sebelumnya harus dilengkapi dengan IMB ini semua harus ditaati, kerena soal IMB sudah diberlakukan perda sehingga masyarakat membangun tak asal-asalan yang dapat mengancam keselamatannya sendiri.

Simbolis Penanaman Pohon Oleh Wakil Bupati PPU

SIMBOLIS PENANAMAN POHONOLEH WAKIL BUPATI PPU [/caption]

Sinerginya program MDGs (milenium develovent goals) dan program pemerintah desa Girimukti melalui RPJM-Des dengan PT Pertamina sangat di butuhkan, sehingga kini terwujud berbagai fasilitas yang ada di desa seperti lapangan sepak bola.

[facebook]
[buzz]
[twitter name="name"]
[retweet]

LPM DESA GIRIMUKTI DAN PT. PERTAMINA MENJALIN KERJASAMA TERBENTUKNYA PAGUYUBAN KUDA LUMPING PATRA BUDOYO MUKTI

Terbentuknya paguyuban Patra Budoyo Mukti diharapkan menjadi fasilitator dalam mengapresiasi segala bentuk kegiatan seni dan budaya khususnya budaya jawa.
Sebagai contoh seni Kuda Kepang / Kuda Lumping. Mengingat tingginya minat dari kalangan pemuda desa Girimukti maka diharapkan menjadi awal kegiatan dari paguyuban Patra Budoyo Mukti. Berikut ini sejarah tarian kuda lumping yg dapat saya kumpulkan :

Kuda lumping juga disebut jaran kepang adalah tarian tradisional Jawa menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda. Tarian ini menggunakan kuda yang terbuat dari bambu yang dianyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda.
Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna. Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda, akan tetapi beberapa penampilan kuda lumping juga menyuguhkan atraksi kesurupan, kekebalan, dan kekuatan magis, seperti atraksi memakan beling dan kekebalan tubuh terhadap deraan pecut.
Jaran Kepang merupakan bagian dari pagelaran tari reog. Meskipun tarian ini berasal dari Jawa, Indonesia, tarian ini juga diwariskan oleh kaum Jawa yang menetap di Malaysia dan Singapura.
Kuda lumping adalah seni tari yang dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan, yang terbuat dari anyaman bambu atau kepang. Tidak satupun catatan sejarah mampu menjelaskan asal mula tarian ini, hanya riwayat verbal yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Konon, tari kuda lumping merupakan bentuk apresiasi dan dukungan rakyat jelata terhadap pasukan berkuda Pangeran Diponegoro dalam menghadapi penjajah Belanda. Ada pula versi yang menyebutkan, bahwa tari kuda lumping menggambarkan kisah perjuangan Raden Patah, yang dibantu oleh Sunan Kalijaga, melawan penjajah Belanda. Versi lain menyebutkan bahwa, tarian ini mengisahkan tentang latihan perang pasukan Mataram yang dipimpin Sultan Hamengku Buwono I, Raja Mataram, untuk menghadapi pasukan Belanda.
Terlepas dari asal usul dan nilai historisnya, tari kuda lumping merefleksikan semangat heroisme dan aspek kemiliteran sebuah pasukan berkuda atau kavaleri. Hal ini terlihat dari gerakan-gerakan ritmis, dinamis, dan agresif, melalui kibasan anyaman bambu, menirukan gerakan layaknya seekor kuda di tengah peperangan.
Seringkali dalam pertunjukan tari kuda lumping, juga menampilkan atraksi yang mempertontonkan kekuatan supranatural berbau magis, seperti atraksi mengunyah kaca, menyayat lengan dengan golok, membakar diri, berjalan di atas pecahan kaca, dan lain-lain.
Mungkin, atraksi ini merefleksikan kekuatan supranatural yang pada jaman dahulu berkembang di lingkungan Kerajaan Jawa, dan merupakan aspek non militer yang dipergunakan untuk melawan pasukan Belanda.
Di Jawa Timur, seni ini akrab dengan masyarakat di beberapa daerah, seperti Malang, Nganjuk, Tulungagung, dan daerah-daerah lainnya. Tari ini biasanya ditampilkan pada event-event tertentu, seperti menyambut tamu kehormatan, dan sebagai ucapan syukur, atas hajat yang dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa.
Dalam pementasanya, tidak diperlukan suatu koreografi khusus, serta perlengkapan peralatan gamelan seperti halnya Karawitan. Gamelan untuk mengiringi tari kuda lumping cukup sederhana, hanya terdiri dari Kendang, Kenong, Gong, dan Slompret, yaitu seruling dengan bunyi melengking.
Sajak-sajak yang dibawakan dalam mengiringi tarian, biasanya berisikan himbauan agar manusia senantiasa melakukan perbuatan baik dan selalu ingat pada Sang Pencipta. Selain mengandung unsure hiburan dan religi, kesenian tradisional kuda lumping ini seringkali juga mengandung unsur ritual. Karena sebelum pagelaran dimulai, biasanya seorang pawang hujan akan melakukan ritual, untuk mempertahankan cuaca agar tetap cerah mengingat pertunjukan biasanya dilakukan di lapangan terbuka.

Pagelaran Tari Kuda Lumping Dalam setiap pagelarannya, tari kuda lumping ini menghadirkan 4 fragmen tarian yaitu 2 kali tari Buto Lawas, tari Senterewe, dan tari Begon Putri. Pada fragmen Buto Lawas, biasanya ditarikan oleh para pria saja dan terdiri dari 4 sampai 6 orang penari. Beberapa penari muda menunggangi kuda anyaman bambu dan menari mengikuti alunan musik. Pada bagian inilah, para penari Buto Lawas dapat mengalami kesurupan atau kerasukan roh halus. Para penonton pun tidak luput dari fenomena kerasukan ini.
Banyak warga sekitar yang menyaksikan pagelaran menjadi kesurupan dan ikut menari bersama para penari. Dalam keadaan tidak sadar, mereka terus menari dengan gerakan enerjik dan terlihat kompak dengan para penari lainnya. Untuk memulihkan kesadaran para penari dan penonton yang kerasukan, dalam setiap pagelaran selalu hadir para datuk, yaitu orang yang memiliki kemampuan supranatural yang kehadirannya dapat dikenali melalui baju serba hitam yang dikenakannya. Para datuk ini akan memberikan penawar hingga kesadaran para penari maupun penonton kembali pulih.
Pada fragmen selanjutnya, penari pria dan wanita bergabung membawakan tari senterewe. Pada fragmen terakhir, dengan gerakan-gerakan yang lebih santai, enam orang wanita membawakan tari Begon Putri, yang merupakan tarian penutup dari seluruh rangkaian atraksi tari kuda
| Dari berbagai sumber*

[twitter name="name"]
[retweet]
[facebook]
[buzz]

LAMPU

LPM DESA GIRIMUKTI DAN PT. CHEVRON MENANDATANGANI PEMASANGAN 25 UNIT LAMPU TENAGA SURYA

Selain peningkatan mutu masyarakat juga peningkatan infrastruktur adalah salah satu sasaran dari Lembaga Pemberdayaan Desa Girimukti.
Guna menciptakan kawasan yang aman dan nyaman maka bersama PT. Chevron Company dan LPM Desa Girimukti menandatangani untuk pemasangan lampu penerangan jalan di wilayah desa Girimukti sebanyak 25 unit.

Pada tanggal 28 juli 2012 bertempat di kantor desa Girimukti humas PT. Chevron Company yang

    diwakili oleh Bpk. Iwan dan Bpk. Deden beserta kontraktor pelaksana pekerjaan ( CV. Gunung Pasir Sejahtera ) yang dihadiri oleh Bpk. Suprio Haryono telah mensosialisasikan ke pemerintahan desa Girimukti.

    *

    Hadir pula dalam acara serah terima tersebut camat Penajam Bpk. Sardi, dalam sambutan pidato camat Penajam menegaskan pentingnya kerjasama, dalam merawat semua fasilitas yang telah dimiliki oleh Desa Girimukti.

    Melalui sarana infrastruktur berupa lampu penerangan jalan sejumlah 25 unit yang diperuntukan dilokasi strategis yaitu lokasi intersection (persimpangan) diharapakan dapat menjadikan Girimukti sebagai Desa aman, nyaman.

    Mari bersama membangun desa.

    [facebook]
    [buzz]
    [twitter name="tonogirimukti"]
    [retweet]

SEJARAH SINGKAT DESA GIRIMUKTI

BERIKUT PENUTURAN DARI BERBAGAI SUMBER (Sesepuh, Tokoh, dan Survey) TENTANG SEJARAH & ASAL USUL DESA GIRIMUKTI.

Giri Mukti adalah merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara, Desa Girimukti yang dahulu adalah merupakan wilayah Kelurahan Petung Kotamadya Balikpapan, kemudian masuk wilayah Kabupaten Paser selanjutnya Girimukti menjadi desa persiapan pada tahun 1980 sampai tahun 1982 yang merupakan pemekaran dari wilayah Kelurahan petung Kabupaten Paser, sejak tahun 1982 hingga skarang menjadi desa defenitif, seiring otonomi daerah maka pada tahun 2002 Kabupaten Paser dimekarkan menjadi dua kabupaten yaitu Kabupaten Paser yang beribukota Tanah Grogot dan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan ibukota Penajam, Desa Girimukti yang masuk dalam wilayah Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara, mengalami perkembangan sejak kedatangan transmigran dari pulau Jawa sejak tahun 1954 sampai dengan tahun 1958, sebelum menjadi desa defenitif dijadikan sebagai Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) dari tahun 1954 sampai 1968 sejak tahun 1980 sampai 1982 menjadi desa persiapan dan sejak tahun 1982 sampai sekarang menjadi desa defeninif dengan nama Desa Girimukti. Kondisi Desa Girimukti sebagai salah satu lokasi transmigrasi di Kabupaten Penajam Paser Utara sudah barang tentu mempengaruhi pola hidup dan karakter masyarakat Desa Girimukti, dengan mata pencaharian utama sebagai petani.

Sejarah Nama Kepala Desa Sebelum Dan Sesudah Berdirinya Desa Girimukti:
1957 s/d 1975 JAPAR Desa Gunung Pasir, Kel.Petung Kab.Paser
1975 s/d 1982 TIMAN Desa Gunung Rejo, Kel.Petung Kab.Paser
1982 s/d 1992 IPPI SAPPA Berubah menjadi Desa Girimukti, Kab.Paser
1992 s/d 1994 SUMADI Desa Girimukti, Kab.Paser
1994 s/d 1998 Pjs. TUKINUN Desa Girimukti, Kab.Paser
1998 s/d 2004 SUPRIO HARYONO Desa Girimukti, Kab.PPU
2004 s/d 2008 Pjs. TUKINUN Desa Girimukti, Kab.PPU
2008 s/d 2009 Pjs. SISWANTO Desa Girimukti, Kab.PPU
2009 s/d 2015 ELYAS Desa Girimukti, Kab.PPU

Titik Koordinat Desa Girimukti:
Koordinat Desa Girimukti = E : 116 °40’12” – 116°41’24” S : 1 °21” – 1°16’12”

Kondisi Geografis:
Luas wilayah : 1.600 Ha
Jumlah Dusun : 3 (Tiga)
Jumlah Dusun : 17 (Tujuh Belas)
Batas wilayah
Utara: Bulukminung
Selatan: Petung – Saloloang
Barat: Giri Purwa
Timur : Lawe – Lawe

Dikirim dari WordPress untuk TonoGirimukti.com

LPM DAN PAKLINA SOSIALISASI SLO UNTUK “MENERANGI” 2000 RUMAH

SOSIALISASI SERTIFIKAT LAIK OPERASISosialisasi Sertifikat Laik Operasi

2.000 KK Jadi Target Program Listrik Desa Tahun 2014
PENAJAM PASER UTARA – Target program listrik desa (lisdes) di Kab. Penajam Paser Utara tahun 2014 sebanyak 2.000 kepala
keluarga.
Sasarannya antara lain untuk seluruh wilayah Kecamatan yang ada di PPU yang saat ini sedang sosialisasi tentang SLO (Sertifikat Laik Operasi) dan sekaligus survei.
Ketua PAKLINA Bpk. Sidik Amirullah
mengungkapkan, berdasarkan data sementara, tempat yang belum dialiri listrik sebanyak 2.000 yang tersebar di empat kecamatan.

“Kami punya target, 2015 Penajam Paser Utara terang. Yang artinya, pada tahun itu, tidak ada lagi tempat di Kab. PPU yang tak teraliri listrik,” ujar Sidik. Mengenai asosiasi yang bergerak di
bidang kelistrikan, Sidik mengatakan, mereka menjadi mitra pemerintah dalam hal pelelangan. “Tetapi
semuanya harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena yang mem-back up saya adalah aturan,” Sidik
mengatakan, Paklina dibentuk untuk menjadi alternatif pilihan bagi pemerintah. “Kalau asosiasi hanya satu, ya harga pasti mahal,” urainya.
Diinformasikan, asosiasi yang bergerak di bidang kelistrikan antara lain, Akli, Aklindo, dan Aspeknas. Ia mengungkapkan, Paklina yang berpusat di Semarang itu diikuti 200 perusahaan. Hingga kini Paklina telah terbentuk di 7 provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten , DI Yogyakarta, DKI dan Kalimantan Timur. Dan untuk wilayah Kab. PPU saat ini PAKLINA berkantor di Desa Girimukti Kecamatan Penajam.

10 HANDY TALKIE UNTUK LPM DESA GIRIMUKTI

Handy-Talkie-LPM-Girimukti.jpg

Melalui Bantuan Alat Komunikasi Handy Talkie
Dalam Rangka “Menciptakan Rasa Kebanggaan dan Memiliki Masyarakat Terhadap Obyek Vital Nasional”

Permasalahan keamanan dan lingkungan hidup merupakan salah satu subjek dan tidak bisa berdiri sendiri, namun berkaitan dengan persoalan-persoalan lain seperti kemiskinan, good corporate governance, ekonomi, dan sosial. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun kelompok atau komunitas masyarakat yang peduli terhadap keamanan dan lingkungan hidup.
Memperhatikan hal tersebut, Lembaga Pemerintahan Desa Girimukti memposisikan diri sebagai salah satu mitranya, yaitu dunia usaha, bukan lagi sebagai pihak pencemar atau perusak lingkungan hidup namun lebih sebagai mitra strategis dalam keamana dan perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup. Oleh karena itu, sebagai bentuk komitmen dan upaya Lembaga Pemerintahan Desa dalam mendorong dunia usaha untuk lebih aktif berkontribusi di bidang keamanan dan lingkungan hidup.

Dorongan utama untuk kegiatan ini :
Yakni membantu dunia usaha dalam mengimplementasikan kegiatan CSR bidang pemberdayaan masyarakat dan lingkungan secara baik dan tepat guna. Lebih jauh lagi, harapan kami kegiatan pemberdayaan yang di implementasikan dunia usaha dapat berjalan lebih optimal sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas masyarakat dan lingkungan hidup.

Maksud dan Tujuan
Melalui pendekatan pembangunan berkelanjutan ini, kami percaya seluruh pemangku kepentingan akan terjaga kepentingannya, sehingga akan tetap pada jalurnya, fokus dan dapat secara terus-menerus meningkatkan kualitas lingkungan yang nantinya akan bermuara kepada keberlanjutan sebuah kehidupan. Bukankah di dalam konsep sustainable development, telah ternyatakan sebuah logika yang tak terbantahkan bahwa keberlanjutan sebuah kehidupan tidak hanya bersandar pada kepentingan ekonomi dan sosial saja namun juga kepentingan lingkungan hidup.

Permasalahan dan Solusi
1. Permasalahan:
Permasalahan keamanan dan lingkungan hidup merupakan salah satu subjek dan tidak bisa berdiri sendiri, namun berkaitan dengan persoalan-persoalan lain seperti kemiskinan, good corporate governance, ekonomi, dan sosial. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun kelompok atau komunitas masyarakat yang peduli terhadap keamanan dan lingkungan hidup.
Pada dasarnya tentang perkembangan lingkungan strategis nasional dan global, perlu perhatian oleh seluruh stakeholder. Hal ini juga berlaku bagi perkembangan dalam setiap aspek kehidupan yang terus terjadi, saling kait mengkait, saling mempengaruhi dan meluas melewati sekat-sekat budaya dan Negara.
Bagi perkembangan situasi global tidak hanya membawa dampak positif, tetapi sekaligus juga dampak negatif terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tentu dengan jenis dan sifat ancamannya yang beragam. Demikian pun untuk banyak aspek kehidupan, misalnya ekonomi, perdagangan, industri dan sebagainya.

2. Solusi
Adanya Keperdulian Keamanan Lingkungan disekitar Lokasi Obyek Vital Nasional :
Perumusan inilah, dengan tujuan diberdayakannya masyarakat di sekitar Obyek vital yang berada di desa Girimukti untuk menghadapi segala kemungkinan yang datang. Isu global, seperti keselamatan manusia/ pekerja, kesehatan masyarakat, pelestarian fungsi lingkungan hidup, bahkan penjaminan keamanan menjadi faktor yang penting dalam pengamanan serta perawatan tersebut.
Dan sudah semestinya di Desa Girimukti / disekitar wilayah operasi Obyek vital juga harus ikut serta dalam pengamanan dan perawatan objek tersebut.

Pengamanan Dan Perawatan Secara Swakarsa Disekitar Obyek Vital Nasional Adalah, Bagaimana Mengelola Tugas Pengamanan Dan Perawatan Dalam Suatu Sistem Nilai, Aturan, Perencanaan, Pembinaan, Konsultasi, Komunikasi, Pengendalian, Penanganan Keadaan Darurat, Pengendalian Resiko, Analisa Dan Tindakan.

Dalam mengemban tugas menjamin keamanan dan ketertiban, dalam bentuk pengamanan dan Perawatan secara swakarsa, sehingga hubungan Perusahaan dan masyarakat adalah bersifat pembinaan dan koordinatif dalam tugas-tugas pengamanan dan Perawatan dalam area yang menjadi tanggung jawab di wilayah tersebut. Untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Pengamanan dan Perawatan secara SWAKARSA diberikan kewenangan terbatas, yang kemampuan dan ketrampilannya harus senantiasa dibina dengan harapan pembinaan untuk Satuan Pengamanan maupun perawatan secara SWAKARSA dapat “dipastikan” turut menunjang pemerintahan dan Dunia Usaha.

Dikirim dari WordPress untuk TonoGirimukti.com

Jasa Pembuatan HAK PATEN di Balikpapan dan Penajam

jika Anda memiliki usaha, tetapi terkendala dalam mendaftarkan Merk & Logo usaha Anda, silakan hubungi: 0821 5992 2999 (melayani seluruh Indonesia)

syarat :
1. untuk atas nama perorangan (Scan ktp + merk/logo + tanda tangan),

2. untuk atas nama CV/PT (Scan ktp direktur + npwp + merk/logo, tanda tangan direktur, fotocopy akta),

3. untuk patent temuan teknologi ditambah gambar dan data teknik

Salam Sukses Bersama,

Daftar Merk & Logo
0812 5482 1988
@TonoGirimukti
0821 5992 2999

Ref :
52 Merk & Logo yg sudah didaftarkan melalui AGOEN Consultant® antara lain ;
Balikpapan (AGOEN Consultant® , AGOEN Property®, RM Dandito, RM Torani, RM Pasundan, PalMerah Cafe, CoffeeTalk, CapCusCin, CafePro, CafePhoto, Ayam Pusing, Warung Pak ERTe, Amplang Kampung Baru, Jus P3K, WK Roti & Kue, SeleraSnack, MR Paris Martabak, Pilus Keju Esterina, Salon Putri Muslimah, Radio 911FM, Yayasan Bethany, Sekolah Kristen Pelita Hati, Fajar Farma Medika, Skindycate TShirt, RatuAlghani Boutique, Salome Ningrat, Toko 79, Permata Abadi Group, Kerasukan Ceker)
Penajam (Beras Musi),
Samarinda (Aurelia Laundry)
Bontang (Balibo Brownies)
Sangatta (Rose Bakery, Mitra Bakery)
Banjarmasin (Kokyaku, TOPExpress, Wedang Ratik)
Jakarta (Somya Leathers, Indonesian Biography, Urban Remedy, Crumbs & Co, Agency Jakarta)
Bandung (Adalardo)
Cimahi (Jawara)
Kuningan (Hi VIT)
Solo (Gerobak Cokelat, Mosco)
Surabaya (Royal Apotik)
Situbondo (Vieco Coffee)
Jember (Raja Madu)
Batam (Ding Tea)
Makassar (SCO)

BRAND adalah asset, mendaftarkan brand+logo adalah program jangka panjang utk melindungi asset kita